Cara Sederhana Mengelola Uang Pribadi ala Syariah
Halooo! Sebagai mahasiswa pada umumnya, saya punya dompet yang pas-pasan. Memang setiap bulan dapat uang kiriman dan receh-receh hasil garap airdrop.Tapi, terkadang bisa ngerasa duit tiba-tiba udah mau abis tapi engga ngerasa kalau kita yang ngeluarkan. Jujur saja, diawal-awal saya dikasih bulanan, sering banget ngalamin hal ini. Dan saya coba cari-cari di internet, Youtube, podcast, sampai e-book cara mengelola keuangan. Dan saya akan jelaskan secara gampangnya poin-poin yang saya sudah terapkan sampai sekarang.
1. Bikin anggaran bulanan dan sisihkan diawal
Kalau kalian mau mulai, langkah ini wajib banget. Bikin anggaran bulanan. Dengan bikin ini, kita ga bakal khilaf ke depannya, dan konsisten saat nabung. Saya pakai skema sederhana yang saya yakin semua orang sudah tau. 50% buat kebutuhan sehari hari, 30% nabung/investasi, dan 20% buat dana cadangan. Tapi ini bisa disesuaikan lagi dengan budget kalian. Kalau sudah bikin anggaran, langsung saja sisihkan duitnya. Kalau saya, saya ga simpan di dompet, biar bisa mengurangi khilaf, haha.
2. Catat semua pengeluaran & pemasukan
Kalian ngerasa duit kalian tiba-tiba habis dan gatau kenapa? Makanya, catat semuaaa. Kalau saya, saya bikin spreadsheet di excel. Jadi mudah diakses bahkan lewat hp, mudah diliat, dan pastinya mudah menganalisanya. Kebanyakan jajan bulan ini? Ya bulan depan kurangi. Kurang jajan bulan ini? Ya berarti ada tambahan nabung.
3. Kurangi ngutang
Ngutang ini ga sebatas ke temen aja ya, atau cuma sebatas cash. Kalau engga darurat, saran saya jangan kebanyakan utang.
4. Siapkan dana darurat
Bagi saya, dana darurat itu penting banget. Saya sisihkan sedikit per bulan, meskipun cuma 50-100 ribu untuk kebutuhan mendadak, seperti biaya biaya fotokopi, kuota abis, atau yang paling males tiba-tiba motor perlu ke bengkel. Sebagai mahasiswa, dimulai sedikit-sedikit pun sudah baik.
5. Hidup sederhana dan jangan boros.
Serius, duit kalau bisa ditabung, bakalan kerasa banget manfaatnya. Lebih baik lagi kalau di-invest. Investasi ga harus mahal. 20-100 ribu juga bisa. Tinggal pilih aja mau invest dimana. Reksadana, saham, emas, banyak banget sekarang.
Nah, begitulah cara saya memanage keuangan saya dengan sederhana, mencatat transaksi, buat anggaran yang realistis, siapindana darurat sedikit demi sedikit, dan hidup sederhana. Gak perlu susah, cukup konsisten. Saldo aman, tenang, dan hidup tetap sesuai prinsip syariah. Semoga tips ini bermanfaat, ya!
Komentar
Posting Komentar